Posted by : Unknown 20 June 2014

sebagai lelaki siapa sih yang gag suka bola? walaupun bukan pecinta bola, orang yang suka bola cukup mewakili rasa kelelakiannya. bagi gue agag diragukan ketika seorang lelaki tidak suka bola. apalagi kalau sampai tidak suka timnas Indonesia. Indonesia sebagai tumpah darah jelas butuh dukungan dan doa kita. kalau sampai tak suka, enyah saja dari bumi Indonesia!!



kecintaan gue pada bola bermula ketika gue suka main Playstation alias PS. dulu sih masih boming yang namanya PS one. da n PS one itu melegenda banget bagi gue dan teman-teman seangkatan gue. gag tahu kenapa PS one bisa dibilang adalah hidup anak-anak pada zaman 2000-an. entah main atau cuma liat, yang pasti PS one adalah permainan mengasikkan yang kesenangannya sudah tidak dimiliki oleh anak-anak zaman sekarang.

berawal dari kesenangan ini, suatu ketika gue bermain Winning Eleven 2002. dulu game ini dirilis berbarengan dengan event sepakbola terbesat di planet bumi bernama piala dunia. dan ada gilanya ketika gue mulai jatuh cinta pada sebuah bendera. waktu itu hanya bendera berwarna merah maroon dengan garis orange di tengah nya melintang di tengah merah maroon itu menjadikan meran maroon terbelah menjadi dua dengan ukuran sama besar

dalam hati ku berkata.. wah ini bendera keren amir! bakal jadi jagoanku nih. waktu itu gue masih bego masalah bola. gue masih inget kegilaan gue ketika orang yang harusnya bek kujadikan penyerang sehingga memicu kontroversi dari penonton di tribun tempat PS. gue gag bergeming. terserah gue orang yang main gue, yang bayar gue, terus loe mau apa? pikir gue

setahun berlalu,, dua tahun berlalu gue masih menggunakan klub ini sebagai klub andalanku. makin lama gag tahu kenapa gue makin jatuh cinta. seperti ada sesuatu yang menggerakkan gue dan hati gue buat milih nih klub sebagai andalan gue.

Klub beruntung yang mendapatkan tambahan satu fans lagi itu adalah AS ROMA. sebuah cinta pada pandangan pertama. absurd banget kan? tapi loe harus percaya. ini cerita asli gue yang sama sekali gag gue rekayasa sedikitpun.

walaupun sudah sedekade mas roma tak mendapat gelar liga serie A italia, toh gue maih bangga dengan AS roma. dengan pencapaian 3 gelar scudetto, walaupun tak sebanyak klub lain, tapi as roma cukup membuktikan bahwa AS roma masih menjanjikan untuk meraih gelar kembali. apalagi sejak di tangani oleh Rudi Garcia pelatih yang di pandang sebelah mata. RG telah membuktikan semua mata salah memandangnya.

forza ROMA

forza Romanisti

forza Indonesia..




Leave a Reply

Subscribe to Posts | Subscribe to Comments

Popular Post

Blog Archive

Powered by Blogger.

- Copyright © this is marchmaker not matchmaker -Metrominimalist- Powered by Blogger - Designed by Johanes Djogan -