- Back to Home »
- duta wisata kabupaten semarang »
- pemilihan mas mbak duta wisata kabupaten semarang jilid II
Posted by : Unknown
16 June 2014
entah kenapa hari itu sangat sibuk. aku mengumpulkan semua kekuatanku untuk mendapatkan apa yang aku inginkan. sehari lalu, ternyata banyak sekali informasi penting. salah satunya adalah perform yang kudu dilakuin oleh semua peserta karantina mas mbak duta wisata kabupaten semarang.
ah sial banget. gimana enggak informasi penting ini terlewat begitu saja hanya karena aku nonton tv di ruang makan resort. goblog banget. esok harinya bisa ditebak. saat semua membawa peralatan untuk show, yang aku lakuin hanya bengong sambil minum kopi pagi. aku merutuki diriku sendiri. kulihat ada yang bawa caping, kuda lumping, bahkan satu set kostum tari.
tak lama, terpikir olehku untuk segera mencari pelepah pisang untuk kujadikan wayang. mau gag mau, slamet gundono yang pernah membuat wayang suket kutiru tanpa basa-basi. aku pengen buat buat wayang debog. gerilya segera kulakukan. tapi kapan aku bisa mencari pelepah pisang (debog). ah sial.. jadwal hari ini padat banget.
12. pukul segitulah kuputuskan untuk keluar mencari pelepah pisang yang akan ku gunakan sebagai wayang. segera kupacu sepeda motorku sampai ia mengerang kesakitan karena aku sudah kesetana diburu waktu. tuntang, tempat KKN ku dulu segera kudatangi. wuss.... dalam sekejap aku sampai disana.
tak lama dan tak basa basi aku minta pelepah pisang yang kupotong menjadi beberapa bagian. wusss lagi aku sudah sampai di banaran resort, tempat acara dilaksanakan. telat 20 menit tak menyurutkan niatku masuk ke tempat karantina. tanpa rasa bersalah aku masuk tempat karantina. sudah ditunggu sih tapi terserah. emang gue pikirin!.
selama materi berlangsung, ternyata aku tak bisa fokus ke materi yang diberikan. pikiranku melayang. gimanan nih caranya bisa buat wayang dalam waktu cepat. ah bego banget aku masih merutuki diriku sendiri. namun keajaiban terjadi ketika waktu istirahat.
dengan cepat aku selesaikan 3 wayang debog ku. kalau dipikir mana bisa aku bikin wayang kaya gitu dalam 1 jam? wow.. ini the power of kepepet.
setelah materi berjuta-juta kubik melahap setiap otak peserta karantina, sekaranglah waktunya yang paling ditunggu-tunggu. malam apresiasi karantina mas mbak kab semarang.
satu, dua, tiga, pada maju satu persatu. sekarang giliranku maju sebagai peserta nomor 4. gag nyangka kudu maju secepat ini, tapi aku ngerasa PD aja sih gag tahu kenapa mungkin karena aku udah persiapan ceritanya kali ya. tapi waktu itu, abis perform aku ngerasa ada yang kurang. gila mana ada wayang musiknya cuma pake mulut. "jreng", "pyar", "boom", "teng tong teng gung"
walau akhirnya aku harus bertarung dengan kreatifitas, tapi hari itu adalah hari dimana mental digembleng dengan sedemikian rupa
ah sial banget. gimana enggak informasi penting ini terlewat begitu saja hanya karena aku nonton tv di ruang makan resort. goblog banget. esok harinya bisa ditebak. saat semua membawa peralatan untuk show, yang aku lakuin hanya bengong sambil minum kopi pagi. aku merutuki diriku sendiri. kulihat ada yang bawa caping, kuda lumping, bahkan satu set kostum tari.
tak lama, terpikir olehku untuk segera mencari pelepah pisang untuk kujadikan wayang. mau gag mau, slamet gundono yang pernah membuat wayang suket kutiru tanpa basa-basi. aku pengen buat buat wayang debog. gerilya segera kulakukan. tapi kapan aku bisa mencari pelepah pisang (debog). ah sial.. jadwal hari ini padat banget.
12. pukul segitulah kuputuskan untuk keluar mencari pelepah pisang yang akan ku gunakan sebagai wayang. segera kupacu sepeda motorku sampai ia mengerang kesakitan karena aku sudah kesetana diburu waktu. tuntang, tempat KKN ku dulu segera kudatangi. wuss.... dalam sekejap aku sampai disana.
tak lama dan tak basa basi aku minta pelepah pisang yang kupotong menjadi beberapa bagian. wusss lagi aku sudah sampai di banaran resort, tempat acara dilaksanakan. telat 20 menit tak menyurutkan niatku masuk ke tempat karantina. tanpa rasa bersalah aku masuk tempat karantina. sudah ditunggu sih tapi terserah. emang gue pikirin!.
selama materi berlangsung, ternyata aku tak bisa fokus ke materi yang diberikan. pikiranku melayang. gimanan nih caranya bisa buat wayang dalam waktu cepat. ah bego banget aku masih merutuki diriku sendiri. namun keajaiban terjadi ketika waktu istirahat.
dengan cepat aku selesaikan 3 wayang debog ku. kalau dipikir mana bisa aku bikin wayang kaya gitu dalam 1 jam? wow.. ini the power of kepepet.
setelah materi berjuta-juta kubik melahap setiap otak peserta karantina, sekaranglah waktunya yang paling ditunggu-tunggu. malam apresiasi karantina mas mbak kab semarang.
satu, dua, tiga, pada maju satu persatu. sekarang giliranku maju sebagai peserta nomor 4. gag nyangka kudu maju secepat ini, tapi aku ngerasa PD aja sih gag tahu kenapa mungkin karena aku udah persiapan ceritanya kali ya. tapi waktu itu, abis perform aku ngerasa ada yang kurang. gila mana ada wayang musiknya cuma pake mulut. "jreng", "pyar", "boom", "teng tong teng gung"
walau akhirnya aku harus bertarung dengan kreatifitas, tapi hari itu adalah hari dimana mental digembleng dengan sedemikian rupa
